
17–25 Agustus 2025
Architecture Without Walls (AAW) hadir sebagai ruang pertemuan arsitektur yang terbuka, inklusif, dan dekat dengan publik. Diselenggarakan pada 25–28 September 2025 di Bandung, kegiatan ini menjadi ajang pameran dan diskusi arsitektur yang menampilkan karya-karya arsitek dari berbagai latar belakang. Mengusung semangat “tanpa tembok”, AAW tidak hanya membahas arsitektur sebagai produk bangunan, tetapi juga sebagai proses, pemikiran, dan praktik yang terus berkembang bersama konteks sosial, budaya, dan lingkungan. Melalui pameran karya, diskusi profesi, dan pertemuan lintas disiplin, Architecture Without Walls menghadirkan arsitektur sebagai sesuatu yang hidup, relevan, dan dapat diakses oleh siapa saja.
Acara ini melibatkan arsitek, akademisi, mahasiswa, serta masyarakat umum, dan menjadi wadah berbagi gagasan tentang peran arsitek di tengah tantangan zaman. Salah satu sorotan dalam rangkaian Architecture Without Walls adalah sesi diskusi profesi arsitek yang menghadirkan praktik, pengalaman, dan sudut pandang langsung dari para pelaku di bidangnya. Di dalam forum ini, Dewi Mariana turut berbicara mengenai profesi arsitek, membagikan pemikiran tentang perjalanan praktik, peran arsitektur di luar batas bangunan fisik, serta pentingnya kepekaan terhadap konteks dan manusia. Diskusi ini memperkuat pesan utama AAW bahwa arsitektur bukan sekadar soal bentuk dan ruang, melainkan tentang tanggung jawab, nilai, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat.

